Pernah Berpeluang Gabung Arsenal, Mengapa Praet Menolak?

Gelandang Leicester City, Dennis Praet, mengaku pernah berpeluang untuk pindah ke Arsenal. Namun ia tak mengambil kesempatan itu karena satu alasan.

Peluang itu datang saat Praet masih berusia remaja dan tengah memperkuat casino online skuat muda dari klub raksasa Belgia, Genk. Saking dekatnya dengan Arsenal, ia bahkan pernah mengunjungi tempat latihan klub yang berbasis di kota London tersebut.

Praet menjelaskan bahwa Arsenal mengiming-imingi dirinya dengan gaji yang berlimpah. Jauh dari apa yang ditawarkan oleh Anderlecht pada saat itu. Namun, ia menolaknya karena mementingkan pendidikannya.

“Arsenal adalah langkah yang sangat bagus dan saya bisa mendapatkan lebih banyak uang di sana ketimbang Anderlecht, tapi pada momen itu pendidikan saya belum selesai dan itu sangat penting – tak ada jaminan bahwa saya bisa menjadi pemain yang bagus,” ujarnya ke The Guardian.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2
Nyaris Batal Pindah
Singkat cerita, Praet akhirnya bergabung dengan Anderlecht pada tahun 2010. Satu musim berikutnya, ia berhasil menembus skuat inti dan mencatatkan 139 penampilan dalam kurun waktu lima tahun.

Namanya mulai dikenal oleh banyak klub Eropa. Di tahun 2016, ia memutuskan untuk bergabung dengan Sampdoria. Performanya kian apik hingga membuat dirinya pernah dikaitkan dengan sang juara bertahan Serie A, Juventus, pada tahun 2018 lalu.

Di musim panas kemarin, pemain berumur 25 tahun itu mengambil langkah penting. Ia memutuskan hijrah ke Inggris dan bergabung dengan Leicester City. Kepindahannya terjadi tepat sebelum bursa transfer Premier League rampung.

“Saya sudah tiba di tempat latihan namun masih ada beberapa masalah kecil terkait kontrak, dan semuanya terselesaikan satu jam sebelum penutupan, jadi saya bergabung tepat waktu,” lanjutnya.

2 dari 2
Kisah Unik Praet
Hari-hari pertama Praet di Inggris terbilang unik. Ia berlatih tanpa sepatu yang biasa dikenakan karena barang-barang miliknya masih berada di ruang ganti Sampdoria pada saat itu.

“Saya tiba di sini dan berpikir bahwa bila saya bergabung, saya bisa kembali untuk mengambil barang-barang yang dibutuhkan. Namun pelatih sangat ingin saya tinggal nuntuk laga pertama,” tambahnya.

“Saya tak memiliki sepatu, jadi saya menjalani dua sesi latihan dan laga pertama dengan mengenakan sepatu orang lain. Saya bahkan tak tahu itu milik siapa,” tandasnya.

Praet mendapatkan kesempatan debut pada pekan kedua Premier League, tepatnya saat Leicester City berhadapan dengan Chelsea. Ia masuk di menit ke-73 untuk menggantikan rekan setimnya, Hamza Choudhury. agen poker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *